Postingan

Cristóvão Ferreira: Ketika Seorang Misionaris Menyangkal Kristus di Bawah Tekanan dan Penyiksaan

Gambar
JANGAN MERASA DIRI TERLALU ROHANI UNTUK TIDAK JATUH Cristóvão Ferreira: Ketika Seorang Misionaris Menyangkal Kristus di Bawah Tekanan dan Penyiksaan Oleh: Pdt. Dr. Syaiful Hamzah M.Th  PENDAHULUAN Dalam sejarah gereja, terdapat banyak kisah tentang para pelayan Tuhan yang rela meninggalkan kenyamanan, keluarga, tanah kelahiran, bahkan keselamatan diri demi memberitakan Injil. Namun, sejarah juga mencatat kisah yang menyedihkan tentang seorang pelayan Tuhan yang akhirnya menyangkal iman yang pernah diberitakannya. Salah satu kisah tersebut adalah Cristóvão Ferreira, seorang imam Jesuit asal Portugal yang datang ke Jepang pada 1609. Ia bukan orang yang tidak mengenal iman Kristen. Ia telah menjalani pendidikan, ditahbiskan menjadi imam, melayani sebagai misionaris, dan dipercaya memegang tanggung jawab penting dalam misi Jesuit Jepang. Ferreira bukanlah seorang misionaris yang hidup tanpa pengalaman pelayanan. Ia belajar bahasa Jepang, mengajar, melayani komunitas Kristen...

SEKALI DI UDARA, TETAP DI UDARA: Yusuf Ronodipuro: Pejuang Radio, Penyiar Proklamasi, dan Salah Satu Pendiri RRI

Gambar
🇮🇩 SEKALI DI UDARA, TETAP DI UDARA Yusuf Ronodipuro: Pejuang Radio, Penyiar Proklamasi, dan Salah Satu Pendiri RRI Penulis: Pdt. Dr. Syaiful Hamzah M.Th PENDAHULUAN Kemerdekaan Indonesia tidak lahir hanya dari pertempuran di medan perang. Di balik perjuangan para pejuang yang mengangkat senjata, terdapat mereka yang berjuang melalui pena, berita, mikrofon, dan gelombang radio. Salah satu tokoh penting dalam perjuangan melalui suara adalah Yusuf Ronodipuro. Pada masa ketika informasi menjadi kekuatan yang sangat menentukan, radio menjadi sarana untuk membangkitkan semangat rakyat dan memperkenalkan keberadaan Republik Indonesia kepada dunia. Melalui keberanian dan pengabdiannya, Yusuf Ronodipuro mengambil bagian penting dalam menyebarkan kabar kemerdekaan Indonesia, sekaligus membangun suara perjuangan yang kemudian menjadi bagian dari sejarah Radio Republik Indonesia (RRI). Kisah Yusuf Ronodipuro adalah kisah tentang keberanian mempertaruhkan diri demi sebuah suara. Ketik...

INDIKASI PERMAINAN STRUKTURAL BPD RIAU (Th.2024 - 2026)

Gambar
INDIKASI PERMAINAN STRUKTURAL BERKEDOK ROHANI BPD RIAU (Th. 2024 – 2026) JIKA TIDAK ADA INTERVENSI — LALU, SIAPA SEBENARNYA YANG BERMAIN?” Oleh: Pdt. Dr. Syaiful Hamzah M.Th Pendahuluan. Kalian adalah kelompok para pendeta yang dikenal sangat menekankan kesucian dan kekudusan kehidupan rohani. Berdasarkan informasi yang saya terima dari beberapa rekan gembala di Riau, kelompok kalian bahkan memiliki tanah yang diperuntukkan secara khusus sebagai tempat pemakaman komunitas Sekte Kalian karena mungkin paham kalian meyakini bahwa hanya sekte kalian yang masuk sorga.  Di sisi lain, berdasarkan informasi juga dari rekan di Riau, kalian juga memiliki pandangan yang tegas menolak penerapan hukum dunia dan adat istiadat dalam kehidupan komunitas, bahkan dalam pemberitaan khotbah sering menyampaikan kritik dan penghakiman terhadap adat istiadat Tertentu. Selain itu, terdapat pula doktrin dalam komunitas kalian yang memandang Yesus sebagai “suami” secara spiritual. Terlebih lagi,...

TEUKU MARKAM PUTRA ACEH - PEMBERI EMAS TUGU MONAS JAKARTA

Gambar
NAMA DI BALIK EMAS MONAS --- TEUKU MARKAM Oleh: Pdt. Dr. Syaiful Hamzah M.Th Siapa yang tidak mengenal Monumen Nasional atau Monas? Berdiri megah di kawasan Lapangan Merdeka, Jakarta, Monas merupakan salah satu monumen penting yang dibangun untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Pembangunannya dimulai pada 17 Agustus 1961 pada masa pemerintahan Presiden Soekarno dan kemudian diresmikan pada 12 Juli 1975 oleh Presiden Soeharto. Di bagian puncaknya terdapat Lidah Api Kemerdekaan, sebuah konstruksi berbentuk nyala api yang dibuat dari perunggu dengan berat sekitar 14,5 ton dan dilapisi emas.  Mengenai jumlah emas yang digunakan, terdapat perbedaan keterangan dalam berbagai sumber sejarah. Buku Hasbullah mencatat sekitar 38 kilogram, sementara sumber lain menyebut sekitar 35 kilogram. Dalam kedua keterangan tersebut, sekitar 28 kilogram emas disebut berasal dari sumbangan Teuku Markam, seorang pengusaha asal Aceh. Karena it...