Postingan

Menampilkan postingan dengan label PEMBANGKANGAN DI GEREJA

JEMAAT MILIK TUHAN ALASAN KLASIK MENGHINDAR DARI KONFLIK

Gambar
PENDAHULUAN Gereja sebagai tubuh Kristus adalah komunitas orang percaya yang dipanggil untuk hidup dalam kasih, kesatuan, dan damai sejahtera. Namun, dalam perjalanan pelayanan, konflik di tengah jemaat sering kali tidak terhindarkan. Konflik ini bisa berupa perbedaan pandangan, perselisihan kepentingan, bahkan pembangkangan terhadap kepemimpinan rohani. Situasi seperti ini menjadi ujian besar bagi iman, karakter, dan kesetiaan jemaat, sekaligus menguji integritas para pemimpin dan pengurus struktur gereja dalam melaksanakan tugasnya. Di tengah konflik, sering muncul klaim klasik: “jemaat adalah milik Tuhan.” Secara teologis, pernyataan ini benar—Alkitab menegaskan bahwa jemaat adalah umat kepunyaan Allah (1 Petrus 2:9) dan domba-domba yang ditebus oleh darah Kristus (Kisah Para Rasul 20:28). Namun, dalam praktik pelayanan, ungkapan ini kerap disalahgunakan. Bukan lagi menjadi pengakuan iman yang murni, melainkan berubah menjadi tameng rohani untuk lari dari tanggung jawab, menghin...