Postingan

SINODE KACA: KETIKA TATA GEREJA DIGUNAKAN MENUTUP KESALAHAN

Gambar
SINODE KACA Ketika tata gereja dijadikan tameng, ayat Alkitab dijadikan senjata, dan nama baik organisasi dijadikan alasan untuk mengorbankan kebenaran. Penulis: Pdt. Dr. Syaiful Hamzah, M.Th. PENDAHULUAN Dalam kehidupan bergereja, tata gereja seharusnya menjadi pedoman untuk menjaga ketertiban, keadilan, dan kehidupan bersama. Tata gereja dibuat bukan untuk melindungi jabatan, kepentingan kelompok, atau keputusan tertentu, melainkan untuk memastikan setiap persoalan diselesaikan secara benar, terbuka, dan bertanggung jawab. Demikian pula Alkitab tidak pernah diberikan untuk membenarkan kepentingan manusia. Firman Tuhan adalah terang yang menuntun gereja kepada kebenaran, kasih, keadilan, dan pertobatan. Karena itu, ketika muncul persoalan, pertanyaan, atau keberatan, gereja seharusnya membuka ruang dialog dan memberikan penjelasan yang jujur, bukan menekan, membungkam, atau mengalihkan persoalan kepada orang yang mempertanyakan. Semua pihak harus berani berjalan dalam tera...

JANGAN TAKUT MENYUARAKAN KEBENARAN - KISAH HIDUP SASTRAWANPRAMOEDYA ANANTA TOER

Gambar
JANGAN TAKUT MENYUARAKAN KEBENARAN - KISAH HIDUP SASTRAWAN PRAMOEDYA ANANTA TOER “Tubuh dapat dikurung, tetapi kebenaran akan tetap hidup melampaui zaman.” Oleh: Pdt. Dr. Syaiful Hamzah, M.Th. PENDAHULUAN Kebenaran sering kali tidak mudah untuk disuarakan. Ada keadaan ketika mengatakan apa yang benar dapat membuat seseorang ditolak, disalahpahami, bahkan berhadapan dengan kekuasaan. Namun, sejarah menunjukkan bahwa kebenaran yang disampaikan dengan keberanian dapat bertahan lebih lama daripada tekanan yang berusaha membungkamnya. Karena itu, keberanian menyuarakan kebenaran bukan hanya persoalan berbicara, tetapi juga kesediaan untuk menanggung risiko demi mempertahankan apa yang diyakini benar dan penting bagi kehidupan manusia. Kisah Pramoedya Ananta Toer menjadi salah satu gambaran tentang keberanian tersebut. Ia hidup dalam berbagai pergolakan sejarah Indonesia dan mengalami sendiri tekanan, penahanan, pembatasan kebebasan, serta pelarangan terhadap karya-karyanya. Namu...

MAFIA MAFIA STRUKTURAL GEREJAWI (DURI DALAM TUBUH KRISTUS)

Gambar
 MAFIA MAFIA STRUKTUR GEREJAWI  (DURI DALAM TUBUH KRISTUS) PENDAHULUAN   Tubuh Kristus dipanggil untuk kudus, murni, dan dipimpin oleh Kristus sendiri sebagai Kepala. Gereja bukanlah milik manusia, bukan pula milik jabatan atau struktur, tetapi milik Allah yang ditebus dengan darah Kristus. Karena itu, setiap bentuk pelayanan seharusnya dijalankan dalam roh pengabdian, bukan dalam roh penguasaan. Namun dalam perjalanan sejarah pelayanan, muncul fenomena yang dapat disebut mafia struktural gerejawi: orang-orang yang menyalahgunakan jabatan, aturan, bahkan nama Yesus. Mereka tampil seolah-olah rohani, namun maksud hatinya adalah menguasai, menekan, dan mengambil keuntungan. Dengan kata lain, pelayanan bukan lagi tentang pengorbanan demi Kristus, melainkan tentang kepentingan diri dan kelompok. Fenomena ini bukan hal baru. Alkitab sendiri mencatat bagaimana imam-imam kepala, ahli Taurat, dan orang Farisi menggunakan otoritas keagamaan untuk menjebak, meneka...