JUAL BELI JABATAN PENDETA DAN GEMBALA ALA STRUKTURAL GEREJAWI
PENDAHULUAN Pelayanan gereja pada hakikatnya seharusnya berlandaskan panggilan rohani, ketaatan kepada firman, serta integritas moral. Kepemimpinan pendeta dan gembala adalah amanat mulia, yang seyogianya muncul dari peneguhan Allah melalui jemaat, bukan hasil rekayasa manusia . Namun, dalam perjalanan praktik kehidupan bergereja, sering kali muncul fenomena yang bertolak belakang dengan ideal tersebut. Fenomena yang saya maksud adalah penyalahgunaan kekuasaan struktural gereja, di mana jabatan pendeta atau gembala tidak lagi ditentukan oleh kualifikasi rohani, melainkan oleh kepentingan pribadi, manipulasi internal, dan bahkan keuntungan materi . Dalam kasus seperti ini, struktur organisasi gereja dipakai secara licik untuk melegalkan tindakan yang sesungguhnya bertentangan dengan roh pelayanan. Sebagai pendeta yang telah melayani selama 18 tahun, pengalaman menunjukkan berbagai pola tersembunyi dalam struktur gereja. Tidak jarang, tata gereja yang seharusnya menjaga kemurnian...