JANJI SEHATI YANG TERKOYAK - DAMPAK MANIPULATIF STL (SURAT TANDA LAPOR GEREJA) TERHADAP INTERGRITAS DAN KESATUAN GEREJA
ABSTRAK Ketika kejujuran digantikan oleh dokumen dan kasih dikalahkan oleh stempel, janji sehati pun terkoyak oleh tangan manusia. Di balik permainan struktur, gereja lupa: Kristus mati bukan untuk sistem, melainkan untuk hati yang tulus. Dalam konteks modern, Surat Tanda Lapor (STL) — yang seharusnya menjadi simbol keteraturan dan tanggung jawab struktural — telah disalahgunakan menjadi alat pembenaran pelanggaran rohani dan perebutan otoritas pelayanan. Ketika dokumen administratif kehilangan roh kasih, yang terjadi bukan lagi pelayanan rohani, melainkan politik birokrasi gereja yang membunuh integritas tubuh Kristus. [1] Tulisan ini berusaha menyingkap sisi rohani dari luka administratif tersebut dengan menelusuri keterkaitannya terhadap prinsip kenosis dan kesatuan gereja. Gereja mula-mula dikenal karena semangat “sehati dan sejiwa” (Kis. 4:32), di mana kasih dan ketaatan berjalan beriringan dalam kejujuran. Namun, ketika kesatuan itu tergantikan oleh ambisi struktural,...